Sunday, 21 August 2011

Zero Point

Pikiran terus berandai, panca indera menatap realita.

19 Agustus 2011
Sebuah pesan membuatku mencari-cari sosok di tengah lautan manusia yang bersemangat ini.
Sosok tersebut merupakan bagian dari pusat semangat juangku. Pikiranku tak jemu penasaran seperti apa sesungguhnya sosok itu kini. Dan akhirnya aku menemukannya.

Indera penglihatanku mengolah rangsangan cahaya tersebut dengan begitu baik. Syarafku dengan cepat memproses apa yang kulihat, sempurna sekali dalam sepersekian detik menghasilkan gambarannya. Saling bertautan, rupanya rangsangan tadi tidak hanya diolah oleh otak bagian luar, melainkan juga otak bagian tengah, tempat hati bersinggah.


Hmm.. aneh rasanya, namun secercah perasaan lega muncul.
Aku kembali pada kesibukkanku. Sembari otakku dan seluruh anggota tubuhku bekerja dengan ketukan semangat, pikiranku (dan hatiku) sedang melakukan renovasi guna persiapan masa depan yang di depan mata ini.
Semua urusan yang sudah tidak layak lagi dipikirkan harus dibereskan.
Sisa-sisa rontokan harus dibersihkan, layaknya sebuah gedung, aku telah soft launching, dan dalam hitungan hari aku mengadakan grand launching! Semua harus siap. Aku menghargai jerih payahku dengan bekerja lebih keras dan memperhatikan setiap detail agar gedung ini benar-benar siap digunakan untuk jangka panjang. Harus kokoh.


22 Agustus 2011
Grand Launching.
Alhamdulillah.. akhirnya semua peluh terbayar.
Ini adalah zero pointku.
Dengan ucapan basmallah hatiku kini telah mantap,
aku siap untuk mengambil peran lagi dalam dongeng kehidupan berikutnya :)

1 comment:

  1. Kurang lebih...pas 19 Agustusnya kok sama ya kayak aku ><

    ReplyDelete